Naif
Kita begitu naif Menjadikan berbagai angan di atas ranjang yang hangat Namun bertukar sepi dalam ruang yang hening Kita begitu naif Menemui jalan yang hilang namun terlelap dengan ketidaksadaran raga Hingga kita tenggelam ditelan angan dan membisu diiris janji Kita terlalu naif Meninjau berbagai hal dengan pikiran yang desulif Menipu sepi dengan pertemuan atau papasan semu Kita terlalu naif Namun kita dipaksa mengerti dengan berbagai lantunan birama yang terdengar Tapi kita harus mengerti bukan? Tak bisa kita kian tenggelam oleh kenaifan kita sendiri Barangkali semuanya sudah mengalir Maka mengalirlah deras hingga tumpah dari cawan netra Dan kita sama-sama membuka mata yang telah samar Menyingkirkan kenaifan yang kita buat dengan berkenan Memilih sisi dalam sisi yang tersisa 230119