Posts

Showing posts from October, 2022

Pencarian - Lembar Tiga

Ada daun yang gugur di depan teras rumahku Yang telah lupa cara membaca harapan Dan warna kuningnya mengabarkan pecahnya dunia lewat gersangnya tanah Dalam pencarian,  aku berjanji dengan kesederhanaan Akan aku menangkan pertempuran dan mengatur takdir Beberapa hari kemudian, Ia ditemukan mati di tengah bait Di sudut jauh Di tempat bermula

Pencarian - Lembar Dua

Dalam pencarian Aku sedikit demi sedikit mendapat bisikan angin Di dalam kata pengantar dan daftar pustaka Aksara terampas dan dibuang dalam lembaran kertas Demi kepentingan dan tujuan pribadi Semua orang melakukan segala cara Ah! betapa munafiknya manusia Dulu aku hanya meminta untuk mati di tengah-tengah laut Diantar oleh ombak untuk dihancurkan gelombang dan tekanan Tapi kini aku berharap untuk tidur di ranjang rumah Tempat kuhabiskan sisa hidupku Lalu dikubur dalam timbunan tanah dengan namaku di atas nisan Ah! Kau tertawa Disetiap pengembaraanku dalam pencarian Aku bertanya, Bagaimana puisi menyelesaikan ini? Puisi menjawab, Tutuplah mata  Karena anjing-anjing bertebaran di beranda

Pencarian - Lembar Satu

Dari waktu ke waktu aku selalu dalam pencarian untuk memahami bahasa sunyi Yang tak dapat terbaca Yang tak dapat tercerna Yang tak dapat ditafsir Yang begitu sukar untuk dipahami Dari waktu ke waktu aku selalu dalam pencarian untuk memahami arti aksara Yang begitu naif Yang begitu bias Yang kadang berputar dalam ambiguitas Dari kata ke kata Dari frasa ke frasa Dari kalimat ke kalimat Dalam pencarian di tengah pikuk dunia yang tak pernah menawarkan kedamaian Dalam pencarian di tengah biadabnya rasa sepi Dalam pencarian yang tak pernah tahu dimana akhirnya Mungkin aku serupa Ahasveros Atau mungkin juga serupa Sisyphus Yang kudapati kematian mengikuti disetiap petang Namun angin mengajarkan rahasia langit Aku pun setia mengembara