In the Bleak Midwinter
"Quoting " In the Bleak Mid-Winter " reminds him not to be angry at what he didn't accomplish, but to accept the extra time he had in the world and go into death willingly." Setelah ribuan prolog dan epilog Apakah sudah kau terima takdirmu? Apakah gersangnya nasib telah ditelan karena cacatnya keseimbanganmu? Dan lagi, Untuk kesekian kalinya, Logikamu tak mampu menjelaskan.