Posts

Showing posts from July, 2019

Dalam diam

Hening ini media kita bersua karena kata yang terucap sudah tak dapat lagi terdengar. Telinga sudah menolak suara yang terdengar dan akal sudah lupa arti aksara. Aman dalam diam karena tak perlu lagi khawatir akan penerimaan yang selalu manusia cari. Membuang jati diri demi derajat yang diagungkan, mengikuti arus karena yang berjuang akan mati, dihabisi keegoisan dan lenyap bersama kefanaan. Inginkan kebenaran sedangkan benaran tak pernah ada, Ia bersembunyi, nyaris musnah, tak terucap, tak terdengar, dan tak terjangkau. Kita semua aman dalam diam karena hanya itu yang absolut, kita semua menolak membuka mata dan memilih tertidur dalam mimpi. Realitas tak pernah ada, hanya mimpi yang nyata, halusinasi adalah satu, tak pernah ada takdir, tak pernah ada nasib, dalam diam kita nyaman.  Masalah tak pernah ada, selagi kita diam kita berada di surga, tanpa hujan dan tanpa  badai, hanya awan yang cerah dan angin yang damai. Diamlah kata-kata, tidurlah, manusia engga...

Pendosa

Aku ini pendosa, sebab aku menikam nurani demi kematangan jiwa, membakar mimpi demi meningkatkan keberanian, merobek intuisi demi mengendalikan akal. Kau pun pendosa, sebab kau menolak untuk menoleh peduli, menendang ikatan  demi derajat, membisukan bunyi untuk kenyamanan Lantas berdosakah aku bilamana tidak berjabat tangan dengan keegoisan sedang engkau menutup mata? Berdosakah aku bilamana tidak bersanding bahu meksipun kau memohon sedang engkau sendiri membiarkan aku diterkam buaya muara? Dan berdosakah aku bilamana berbincang dengan hening sedang engkau sibuk menyumbat telinga? Jikalau aku yang berselimut dosa ini keluar dari hutan dan pergi ke gua, masihkah aku berdosa atas persinggahanku? Dan aku membuat api untuk memasak butiran angan untuk kita santap lalu menolak kau makan, berdosa pulakah aku? Aku ini pendosa, maka bersujud aku dengan kerendahan, masih kah kau anggap hitamku ini pekat?Seolah daun gugur yang jatuh di tanah gersang, tak mau kah kau...