esa hilang, dua terbilang

Peribahasa atau ungkapan
perumpamaan atau pepatah
bidal atau pameo

Suatu yang alamiah tak perlu dihindari
Alamiah adalah takdir
Baik akan datang dan buruk tak bisa dihindar
Hilang atau terbilang
 
Manusia hanya bisa berencana
Namun alamiah tetaplah mutlak
Kaki bolehlah cepat berlari
Namun ia akan letih jua

Bila hilang
Nikmatilah cemas
Telanlah pahit dan hiruplah segala asap kepedihanmu
Walau tercabik di tangan dan kepala
Jahitlah dengan benang amarahmu
Minumlah segala air lautan yang sehambar sanubarimu
Kelak kau tersadar dan tegar 
Dan di kaki sendiri kau mampu berdiri

Bila terbilang
Nikmatilah suara alam yang syahdu
Indah langit senja tak bernestapa
Namun janganlah kau angkuh
Kelak angin akan kencang berhembus
Memunculkan hujan dari ufuk barat
Kelak kau tertunduk dan tersadar
Tersenyum meratapi hari di hilir

Popular posts from this blog

hutan

Obituari - "Di belakangmu" - Lembar Empat