sesuatu yang selama ini salah

dahulu kala purnama menemukan seorang pemuda terlelap

ia lelah atas pencariannya dalam mencari harta karun

konon ia tersembunyi disuatu lembah di dasar dunia

hanya yang mampu mencabut jiwanya sendirilah yang mampu

ia masuk lewat kata dan tertanam dalam benak

lewat hujan ia tumbuh dan menghasilkan buah yang berlimpah


berabad-abad waktu terlampaui

ribuan hara tanah banyak tergali

namun dipenghujung pencariannya ia baru menyadari

sesuatu yang selama ini salah ialah

yang pertama, idealisme bahwa yang dianggap benar adalah absolut;

yang kedua, mengorbankan segalanya untuk hal yang tak sepadan;

yang ketiga, pernyataan bahwa intuisi adalah kenihilan.


dalam dunia yang penuh kefanaan ini

seseorang hanya beracuan pada kebutuhan

untuk hidup maka kau harus liar dan bertahan

untuk merdeka maka kau harus lari dari belenggu penjara

untuk mengatur maka kau harus menjadi paling atas

bahkan apabila itu berarti sampai kau naik ke singgasana tuhan

duduk dikursinya dan membuat kitab keabadian yang baru

untuk seluruh orang pahami dan jadi acuan bertindak

 

namun itulah sesuatu yang selama ini salah

yang keempat, ia adalah ketamakan;

yang kelima, merasa paling berkuasa;

yang keenam, merasa maha dari segalanya.


maka disegala penjuru cakrawala

matahari tetap pada rotasinya dengan terbit dan terbenam

purnama tetap pada kondisinya dengan menyelimuti kepenatan

maka apakah yang telah disadari salah adalah sepenuhnya kesalahan?

ia menjelma dalam akal dan berlawanan dengan kewarasan

menghisap segala budi pemikiran dan hilang dalam bara

kemalasan dan tak mau beradaptasi dengan keadaan

tua dan tak berkembang

hanya akan meniadakan di tanah gersang

tempat segala mahkluk saling mencabik

satu sama lain

Popular posts from this blog

hutan

Obituari - "Di belakangmu" - Lembar Empat