terjaga sampai malam
Tadi pagi aku kehilangan sebuah hal Sebuah hal penting yang tak masuk diakal Atau mungkin juga tidak penting Analogi kubangan air dalam tanah kering Dalam perang tiga jalan abadi Menyiksa sepuluh jari para jiwa yang mati Tapi perang ini tak akan selesai Sampai tuhan gusar melerai Semua ini karena dua lima Jariku lemas memperebutkan permata Walau cuman dota Tapi bisa membuat aku terjaga Inilah kegiatan para jiwa yang hampa Saat tak ada kerjaan memperebutkan angka Bukan angka pada nilai ujian Tapi angka pada permainan Memang harusnya aku berhenti Bermain dan memantapkan diri Tapi rasa tak tereduksi Ingin aku main bersama na'vi Ah sudah, sudah, sudah Lidahku kering tak berludah Mataku mulai pekat memerah Kantukku sudah mulai melangkah Aku mulai hilang merendah Aku KETIDURAN Akukan lagi main dota Ah persetan!!! hilang sudah dua lima Ku benci kau fana Anjing tanah menggonggong sukma Harusnya ku berhenti Rasa lelah tadi siang tak bisa dipungk...