terjaga sampai malam

Tadi pagi aku kehilangan sebuah hal
Sebuah hal penting yang tak masuk diakal
Atau mungkin juga tidak penting
Analogi kubangan air dalam tanah kering
Dalam perang tiga jalan abadi
Menyiksa sepuluh jari para jiwa yang mati
Tapi perang ini tak akan selesai
Sampai tuhan gusar melerai
Semua ini karena dua lima
Jariku lemas memperebutkan permata
Walau cuman dota
Tapi bisa membuat aku terjaga
Inilah kegiatan para jiwa yang hampa
Saat tak ada kerjaan memperebutkan angka
Bukan angka pada nilai ujian
Tapi angka pada permainan
Memang harusnya aku berhenti
Bermain dan memantapkan diri
Tapi rasa tak tereduksi
Ingin aku main bersama na'vi
Ah sudah, sudah, sudah
Lidahku kering tak berludah
Mataku mulai pekat memerah
Kantukku sudah mulai melangkah

Aku mulai hilang merendah
Aku KETIDURAN
Akukan lagi main dota
Ah persetan!!! hilang sudah dua lima

Ku benci kau fana
Anjing tanah menggonggong sukma
Harusnya ku berhenti
Rasa lelah tadi siang tak bisa dipungkiri

Dari kota ke pinggiran sana sendiri
Menaiki motor metik berisi
Kalau saja mainnya besok lagi
Pasti ini tak akan terjadi

Aku sudah kalah dua kali
Aki ingin naik lagi
Tapi disini aku malah membuat puisi
Seolah-olah memiliki arti

Padahal tidak sama sekali
Yasudah, tak usah disesali
Hanya permainan ini
Lebih baik kau tidur

Karena aku kan berhenti
Sampai,
Disini.

Popular posts from this blog

hutan

Obituari - "Di belakangmu" - Lembar Empat