belum
Aku yang membebaskan jutaan kata dalam puisi tak bermakna yang harus terpaksa kembali bertebaran di ambang laut. Dengan hujan paku yang datang dari langit biru. Rintik air atau paku, semua tak tahu. Tapi yang aku tahu dengab hal yang terjadi sebelumnya bahwa ada langkah yang tak lagi biasa ku dekati saat menjauh, ada ribuan kata tak bermakna yang ku biarkan lusuh. Tapi sampai hari itu datang, aku belum selesai, karena semua sudah terlalu jauh. Bak jalan buntu di terowongan haru, sudah terlalu jauh untuk kembali ke belakang tapi aku bisa lewati tebing didepan yang menghadang, entah bagaimana caranya.