jam tua
"Aku akan mengejar waktu dan akan kupercepat kembali kehidupan yang lambat!"
Terukir ambisi didalam nadi
Berteriak diambang sekaratnya jiwa
Jam tua di dinding sudah tak berputar lagi
Di etalase baterai-baterai sudah usang dan tak lagi dapat dipakai
Waktu melambat dan hidup mulai menusuk
Detik demi detik
Menit demi menit
Jam demi jam
Hari demi hari
Minggu demi minggu
Bulan demi bulan
Tahun demi tahun
Mata kembali terpejam dan waktu terasa cepat
Terbukalah mata dan kembali melambat
"Barangkali doaku terkabul
Aku akan mempermainkan waktu!
Hidup menusuk dan akan terus begini saja!
Aku ingin kembali ke masa lalu!
Dan aku ingin ke masa depan!
Namun apabila masa depan menakutkan maka aku akan kembali ke masa sekarang
Karena aku akan memperlambat waktu!
Dan akan aku siasati kehidupan yang fana ini!
Namun apabila masa depan begitu indah
Maka aku akan mempercepat waktu!
Karena aku tak ingin menikmati tajamnya belati!"
Bukankah kau setiap saat berbicara tentang bagaimana waktu?
Bukankah kau setiap saat berbicara tentang hidup?
Hidup akan begini saja
Kau lahir, merasa senang, merasa sedih, dan kau mati lalu terurai dalam dinginnya tanah
Namun,
Bukankah kau tau seburuk-buruk waktu adalah merenggut apa yang telah ia beri?