Obituari - "Belum Selesai" - Lembar Enam
Sepertiga malam terakhir ini. Aku masih menatap harap yang tiba-tiba muncul dalam kepala. Selalu berkata pada hati kecil bahwa tak semua harap menjelma nyata. Hanya saja, semua tahu logika tak pernah menemukan cara untuk mengalahkan angan.
Hanya saja, apakah yang kita lakukan selama ini sia-sia?
Mereka selalu berkata bahwa usaha tak akan mengkhianati hasil
kalau sudah begini bagaimana?
kalau sudah begini bagaimana?
Ah sudahlah
Sudah tertutuplah celah
Sudah tertutuplah celah
Lebih baik aku mencari tempat berkeluh
Tempat untukku mengaduh
Tempat menghapus semua peluh
Aku hanya ingin kembali utuh
Tempat menghapus semua peluh
Aku hanya ingin kembali utuh
Untunglah sekarang waktu menuju subuh
Tak bisa terus menerus kecewa
Untuk apa?
aku belum selesai.
nugs.obituari.lembarenam.180617